Sunrise At: 4:44 AM

Sunset At: 7:35 PM

Kehidupan di Pesantren: Dulu Dianggap Kuno, Kini Jadi Bekal Masa Depan
Berita Terbaru 01 Apr 2026

Kehidupan di Pesantren: Dulu Dianggap Kuno, Kini Jadi Bekal Masa Depan

“Ngapain sih mondok? Emang nggak ketinggalan zaman?”

Kalimat itu mungkin terdengar biasa di telinga remaja hari ini. Di tengah dunia yang serba cepat dan digital, kehidupan di pesantren sering dianggap sebagai sesuatu yang jauh dari perkembangan zaman.

Awalnya, banyak yang datang dengan keraguan. Membayangkan hidup tanpa gadget, jauh dari kenyamanan rumah, dan harus mengikuti aturan yang ketat setiap harinya.

Namun, semua berubah seiring waktu.

Di Pondok Pesantren Darurrahmah, hari dimulai sebelum matahari terbit. Udara masih dingin, suasana tenang, para santri bangun untuk menunaikan tahajud. Dari rutinitas sederhana ini, mereka belajar tentang kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab.

Hari demi hari berlalu, dan tanpa disadari, mereka mulai terbiasa.

Bukan hanya terbiasa bangun pagi atau mengikuti jadwal, tetapi juga terbiasa dengan hal-hal baru yang sebelumnya terasa sulit. Seperti berbicara menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dalam keseharian. Awalnya canggung, bahkan sering salah. Tapi justru dari situlah kepercayaan diri mulai tumbuh.

Kehidupan di pesantren pun ternyata jauh dari kata membosankan.

Di sela-sela kegiatan belajar, santri memiliki banyak pilihan aktivitas. Ada yang berlatih di lapangan sepak bola, ada yang mendalami desain grafis, ada pula yang belajar teknologi dan IT. Semua berjalan seimbang, antara ilmu agama dan keterampilan dunia.

Di sanalah mereka belajar arti kebersamaan.

Makan bersama, belajar bersama, bahkan menghadapi kesulitan bersama. Tanpa disadari, mental mereka terbentuk menjadi lebih kuat, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi kehidupan nyata.

Dan ketika masa itu tiba—saat mereka harus kembali ke masyarakat—barulah terasa perbedaannya.

Pesantren bukan tempat yang membatasi, melainkan tempat yang mempersiapkan.

Santri tidak hanya pulang dengan ilmu agama, tetapi juga dengan kemampuan berbicara, kepemimpinan, kedisiplinan, serta berbagai keterampilan yang relevan dengan era modern.

Pandangan bahwa pesantren itu kuno perlahan mulai pudar.

Karena dari tempat yang sederhana inilah lahir generasi yang tangguh, berakhlak, dan siap bersaing di dunia global.

Mondok bukan tentang menjauh dari dunia, tapi tentang mempersiapkan diri untuk menaklukkannya.